Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif untuk mengatasi krisis energi khususnya minyak bumi yang terjadi sejak tahun 1970-an mendapat perhatian yang cukup besar dari banyak negara di dunia. Disamping jumlahnya yang tidak terbatas, pemanfaatannya juga tidak menimbulkan polusi yang dapat merusak lingkungan. Namun, memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi alternatif membutuhkan investasi awal yang besar.
Untuk mengurangi biaya keseluruhan sistem panel surya, perlu dilakukan pemanfaatan daya panel surya semaksimal mungkin. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT). MPPT adalah titik operasi pada panel surya yang menghasilkan daya output maksimum. Daya output maksimum tergantung pada intensitas radiasi, suhu sekitar, dan impedans beban.
Kinetika merupakan organisasi pers kemahasiswaan yang bergerak utama di bidang tekno industri serta menerbitkan berbagai karya sebagai salah satu media massa kampus.
Perkenalkan berikut merupakan pengurus LPM Kinetika Undip 2020/2021
Pemimpin Umum : Sadam Arrois Wakil Pemimpin Umum : Salma Rahma Dewanti Sekretaris : Berlian Aulia Salsabila Bendahara : Feni Mutiara
Setelahnya mari kita perkenalkan setiap bidang di Kinetika. Bidang pertama yaitu Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang)
Pemimpin Litbang : Figa Muhammad Octafalahanda Manager HRD : Ruis Pradina Deastuti Manager Hubungan Masyarakat : Fakhri Santo Khoirudin Manager Penerimaan Crew Baru : Galih Wiji Agung
Bidang Penelitian dan Pengembangan merupakan suatu bidang yang bergerak dalam mengatur kegiatan yang berkaitan dengan penelitian dan pengembangan organisasi, peningkatan Sumber Daya Manusia, dan Hubungan Masyarakat.
Setelah Bidang Litbang dilanjutkan dengan Bidang Perusahaan
Pemimpin Perusahaan : Tsabitah Dea Azzahra Manager Sirkulasi : Billy Saputra Manager Sponsorship dan Fundrising : Yeremia Florensius Malau Manager Inventarisasi : Edoardo Gilang Savio
Bidang Perusahaan merupakan suatu bidang yang bergerak dalam mengatur dan mengelola kegiatan yang meliputi penggalangan finansial melalui sponsorship, fundrising, produksi dan pemasaran majalah, serta inventarisasi.
Terakhir, yaitu Bidang Redaksi
Pemimpin Redaksi : Vincent Felix Tristanto Redaktur Kemediaan : Stanislaus Christo Petra Nugraha Redaktur Mading dan Buletin : Rosemerry Fatmawati Redaktur Reportase : Safira Gamasarta Redaktur Kinetika Online : Naomi Simarmata Asisten Kinetika Online : Nuryania Honesty
Bidang Redaksi merupakan suatu bidang yang bergerak dalam mengatur dan mengelola kegiatan kemediaan, reportase, redaksional majalah, majalah dinding, dan buletin yang terdiri atas reportase, penulisan artikel, dan steam.
Demikian launching dan perkenalan setiap pemimbing bidang, manager dan redaktur, serta crew setiap bidang di LPM Kinetika Undip 2020/2021.
Saat ini seluruh orang di dunia diresahkan dengan penyakit baru yang dikenal dengan Covid-19. Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV2). Penyebaran penyakit Covid-19 terjadi melalui droplet dan kontak fisik antarmanusia. Sebagai akibat dari peningkatan jumlah penyebaran Covid-19 yang signifikan, World Health Organization (WHO) akhirnya menetapkan penyakit Covid-19 sebagai pandemi global per tanggal 11 Maret 2020. Pandemi Covid-19 tidak hanya memberikan dampak terhadap kesehatan fisik, namun kesehatan mental juga. Kondisi selama pandemi menyebabkan masyarakat mengalami kecemasan, ketakutan, dan kekhawatiran secara konstan yang akhirnya dapat berimbas pada psikosomatis.
Lingkar Seniman 2020 adalah acara yang diadakan oleh HMTK (Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia) Bidang Minat, Bakat, dan Kegemaran setiap tahunnya sebagai wadah diskusi antar BSO (Badan Semi Otonom) dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di dalam dan luar Teknik Kimia Universitas Diponegoro. Selain itu, lingkar seniman ini juga diadakan sebagai wadah pertukaran ilmu antar BSO dan UKM yang ada di Universitas Diponegoro. Lingkar Seniman 2020 dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2020 pukul 15.30 WIB. Acara ini diadakan secara daring melalui Microsoft Teams dan diikuti oleh perwakilan dari BSO dan UKM, seperti UKM Tikustik, BSO Cheers, UKM Perkusi, UKM Tari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, BSO Chemetrad, UKM Endurance, BSO Unsur, dan UKM Koperantik.
Awal tahun 2020, seluruh dunia digemparkan dengan merebaknya virus corona jenis baru. World Health Organization (WHO) memberi nama virus ini Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Penyakitnya sendiri diberi nama Corona virus Disease 19 atau biasa dikenal sebagai Covid-19. Virus yang ditemukan pada akhir Desember 2019 ini diketahui berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok. Saat ini, kasus Covid-19 telah menyebar di 216 negara di dunia termasuk Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa virus ini bisa hidup dalam semua kondisi lingkungan.
Corona virus merupakan rantai tunggal RNA positif (+ssRNA). Gejala dari virus corona hampir sama dengan gejala salesma (Common Cold). Tetapi infeksi virus corona lebih dari sekadar infeksi salesma. Pada salesma, gejala muncul lebih cepat dan merangsang sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh dapat langsung melawan virus yang menginfeksi. Sedangkan pada Covid-19, gejalanya datang dengan lambat karena virus ini diselimuti oleh glikoprotein berupa lendir (mucus). Mucus atau lendir merupakan sistem kekebalan tubuh yang berada di garis utama untuk melawan virus yang masuk ke dalam tubuh. Glikoprotein yang berupa mucus atau lendir ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh tidak terangsang dan tidak mengenalinya sebagai patogen sehingga virus dapat masuk ke paru-paru dengan bebas dan menyebabkan kerusakan pada tubuh. Lalu bagaimana caranya untuk meningkatkan kekebalan tubuh untuk menghindari virus ini?