
Industri pengolahan rumput laut yang telah berkembang saat ini banyak menghasilkan limbah padat hingga mencapai 70-80% dari bobot bahan baku. Limbah padat hasil pengolahan rumput laut dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan papan partikel karena kandungan selulosa pada limbah padat rumput laut yang tinggi. Limbah sisik nila selama ini hanya dibuang dan menjadi pencemar bagi lingkungan, padahal sebenarnya sisik nila mampu dimanfaatkan, karena mengandung kolagen yang sangat tinggi.



