
Indonesia dikenal sebagai daerah “Cincin Api” dikarenakan hampir 40% wilayah yang mengandung panas bumi berada di Indonesia. Kurang lebih 252 situs panas bumi tersebar dari penjuru Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Maluku. Di sisi lain, kebutuhan energi dari bahan bakar di Indonesia mencapai 1,4 juta barel setiap harinya. Sedangkan negara hanya memproduksi sekitar 850.000 barel/ hari dan pemerintah hanya menjatah 540.000 barel/ hari. Dibutuhkan impor sekitar 900.000 barel/hari untuk memenuhi kekurangannya. Hal ini dapat menjadi sebuah kendala melihat kondisi naik turunnya harga minyak yang mencapai $ 140/ barel dan diperlukan subsidi yang amat besar dari pemerintah. Inilah alasan pentingnya mengembangkan energi alternatif terbarukan seperti Energi Panas Bumi/ Geotermal. (lebih…)



