
Indonesia merupakan produsen kakao terbesar ketiga di dunia setelah Ghana dan Pantai Gading. Pada tahun 2002, perkebunan kakao telah menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi sekitar 900 ribu kepala keluarga petani yang sebagian besar berada di Kawasan Timur Indonesia (KTI) serta memberikan sumbangan devisa terbesar dalam subsektor perkebunan setelah subsektor karet dan minyak sawit. Meskipun termasuk ke dalam produsen dan eksportir kakao terbesar, Indonesia juga melakukan impor kakao yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan kakao dalam proses pencampuran (blending) dan mendapatkan mutu cita rasa yang variatif.
(lebih…)


