
Buletin Kinetika bulan Oktober 2022 telah terbit secara online!
Terdapat dua buah artikel dan satu buah steam bertemakan Catalyst, serta satu buah reportase dinamika kampus yang dibuat oleh crew Kinetika.
ARTIKEL


STEAM

REPORTASE


Buletin Kinetika bulan Oktober 2022 telah terbit secara online!
Terdapat dua buah artikel dan satu buah steam bertemakan Catalyst, serta satu buah reportase dinamika kampus yang dibuat oleh crew Kinetika.
ARTIKEL


STEAM

REPORTASE


Kertas adalah salah satu limbah yang paling banyak dihasilkan oleh kegiatan manusia. Hingga saat ini, jumlah sampah kertas di Indonesia mencapai 12,02%. Kertas terbuat dari selulosa yang berasal dari kayu, yang mana semakin banyak kebutuhan kertas maka semakin banyak kayu yang dibutuhkan. Hal ini mengakibatkan pohon yang ditebang semakin banyak dan menyebabkan kerusakan lingkungan. Maka dari itu, diperlukan metode daur ulang kertas bekas untuk mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.
(lebih…)
Artificial intelligence merupakan suatu bidang yang mempelajari dan menghasilkan inovasi, seperti komputer, mesin, dan hal-hal lainnya yang memiliki kemampuan kognitif manusia, kemampuan beradaptasi, dan juga kemampuan pengambilan keputusan.
(lebih…)
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, salah satu sumber daya alam hayati yang paling melimpah adalah hutan mangrove. Mangrove banyak digunakan sebagai obat tradisional karena memiliki potensi kandungan bioktifitaas yang tinggi, sehingga dapet berperan sebagai antioksidan. Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang memiliki manfaat diantaranya mampu mengatasi penyakit degeneratif, seperti diabetes mellitus. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya antioksidan seperti enzim katalase dapat menangkal radikal bebas dan menurunkan kadar glukosa darah.
(lebih…)
Minyak goreng merupakan senyawa gliserida dari berbagai asam lemak yang ada dalam gliserida itu sendiri. Pemanfaatan minyak goreng, baik untuk industri maupun rumah tangga, menghasilkan minyak jelantah yang masih mengandung asam lemak yang cukup tinggi. Minyak ini merupakan minyak bekas yang mengandung senyawa-senyawa yang bersifat karsinogenik. Oleh karena itu, pemakaian minyak jelantah yang berkelanjutan dapat merusak kesehatan.
(lebih…)