3 Klasifikasi Pemanfaatan Energi Terbarukan

Infografis by Ardeliana

Energi merupakan komoditas strategi yang mempengaruhi keberlangsungan pembangunan yang dalam pengelolaannya memerlukan ketelitian dan kebijaksaan. Energi dikelompokkan menjadi energi primer dan sekunder. Sedangkan, berdasarkan sumbernya dikelompokkan menjadi energi terbarukan dan tidak terbarukan. Berikut pemanfaatan energi yang dibedakan sesuai klasifikasi dari Potensi Energi Terbarukan (EBT).

Kelompok 1 Untuk Pembangkit Listrik

Pertama yaitu air yang sering digunakan dalam PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Sumber daya air ini dimanfaatkan dengan pemanfaatan deras air dari sumbernya atau dari bendungan untuk menggerakkan dynamo.Kedua adalah pasang surut dengan menggunakan ombak dan Samudra. Pemanfaatannya dilakukan dengan mengubah ombak menjadi energi listrik menggunakan turbin atau pelampung yang naik turun.Ketiga, suryayang terdapat pada solar panel yang nantinya akan mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Keempat adalah energi nukliryang dapat menghasilkan panas. Panas tersebut akan mendidihkan dan menghasilkan uap air yang kemudian menjadi energi kinetic yang dapat menggerakan turbin menjadi energi listrik.

Kelompok 2 Untuk Transformasi dan Konsumsi Final (Tidak Dapat Disimpan)

Contoh energi untuk kelompok ini adalah panas bumi dan panas matahari. Panas bumiĀ  dapat dimanfaatkan untuk sterilisasi media tanam sayuran serta pengeringan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan. Sementara itu, panas matahari yang dapat dimanfaatkan dengan mengubah tenaga surya menjadi energi listrik.

Kelompok 3 Untuk Transformasi dan Konsumsi Final (Dapat Disimpan)

Contoh sumber energi untuk kelompok ini adalah limbah industri, limbah padat kota, biomassa, biogas dan biofuel. Pertama, limbah industri banyak berasal dari pabrik dan dapat dimanfaatkan menjadi suatu barang yang mempunyai nilai ekonomis contohnya tepung tapioka yang berasal dari singkong. Limbah yang dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, campuran makanan, dan pupuk organik.Kedua yaitu limbah padat kota dan contoh yang paling sering yaitu sampah plastik di kota-kota besar yang bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan yang beraneka ragam. Ketiga, biomassa padatyang biasa dimanfaatkan untuk menjadi bahan bakar dengan beraneka ragam prosesnyadan yang terakhir ada biogas dan BBN Cair (Biofuel)yang penggunaannya hampir sama dengan biomassa, biogas juga dimanfaatkan sebagai bahan bakar.


Sumber:

One Reply to “3 Klasifikasi Pemanfaatan Energi Terbarukan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *