Vitamin D sebagai Penambah Imunitas

Pada masa pandemik seperti sekarang, imunitas tubuh sangat diperlukan. Salah satu vitamin yang befungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh  adalah vitamin D. Dengan imunitas yang baik maka tubuh mampu mencegah terjadinya penularan virus corona.

Vitamin D merupakan salah satu jenis vitamin larut lemak yang dikenal dengan nama kalsiferol. Vitamin D memiliki fungsi untuk pembentukan tulang, menjaga kesehatan jantung, otak, dan otot.

Berdasarkan data secara global, 17,2% anak-anak dan 14% wanita hamil kekurangan vitamin D. Bahkan 50% wanita di Indonesia berusia 45-55 tahun kekurangan vitamin D. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D berkaitan dengan penyakit kronik, seperti diabetes, obesitas, penyakit autoimun, kardiovaskular, dan kanker. Bahkan status vitamin D yang buruk juga berdampak pada kehamilan. Hal ini karena selain memiliki efek terhadap tulang, vitamin D juga memiliki peranan pada jaringan atau organ lain (efek non-klasik vitamin D). Rekomendasi asupan vitamin D per hari berbeda pada setiap individu tergantung kondisi masing-masing. Namun secara umum, bayi (0 – 11bulan) memerlukan 400 IU, anak remaja hingga dewasa memerlukan 600 IU, sedangkan lansia 65 tahun keatas memerlukan 800 IU.

Asupan makanan yang dapat meningkatkan vitamin D dalam tubuh antara lain ikan, susu sapi, tuna kaleng, sereal jagung, kuning telur, suplemen makanan, dan lain-lainnya. Selain melalui asupan makanan, vitamin D mampu didapatkan melalui berjemur dibawah matahari. Pembentukan vitamin D dapat terjadi dibawah kulit dimana radiasi dari matahari (UV B) mengubah 7-dehydrocholesterol (7-DHC) menjadi provitamin D3 (terdapat dibawah kulit dan usus sebagai hasil penyerapan makanan). Provitamin D3 akan diolah di ginjal menjadi vitamin D3. Vitamin D3 ini akan meningkatkan imunitas tubuh. Menurut WHO, waktu yang tepat untuk berjemur dibawah jam 11.00 dan setelah jam 15.00.


Sumber : who.int, sciencedirect.com, onlinelibrary.wiley.com, cambridge.org https://www.who.int/news-room/q-a-detail/protecting-oneself-from-skin-cancer https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1471489210000378 https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1365-2265.2007.02844.x https://www.cambridge.org/core/journals/british-journal-of-nutrition/article/vitamin-d-status-and-its-adequacy-in-healthy-danish-perimenopausal-women-relationships-to-dietary-intake-sun-exposure-and-serum-parathyroid-hormone/F24AF048185E673384A288001FAC0E23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *