Gangguan Pemusatan Pikiran Pada Anak Akibat Gagdet

Pada zaman modern, gadget tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa saja, namun remaja dan anak-anak pun sudah menggunakannya. Akan tetapi, gadget dapat memberikan dampak negatif yang mengganggu tingkat perkembangan anak. Gangguan Pemusatan Pikiran dan Hiperaktivitas (GPPH) merupakan keadaan tingkah laku dan neurokognitif yang ditandai oleh tingkat perkembangan yang tidak sesuai usia, hiperaktivitas, ketidakmampuan dalam memusatkan perhatian, dan impulsif. GPPH muncul mulai masa kanak-kanak dan dapat menetap hingga remaja maupun dewasa. Paparan gadget yang berlebihan menjadi salah satu faktor pemicu GPPH.

Umumnya, anak-anak yang mengalami gejala GPPH mengalami penurunan volume otak sebesar 4% dibandingkan dengan anak yang tidak mengalami gejala GPPH. Pada pemeriksaan volume otak, ditemukan adanya penurunan volume pada frontal cortex, basal ganglia, dan cerebellum pada anak GPPH, dimana bagian otak ini berperan dalam mengatur aktivitas, perhatian, dan emosi yang baik. Anak dengan gejala GPPH akan menunjukkan perilaku impulsif dan lebih agresif.

GPPH berkaitan dengan intensitas penggunaan gadget pada anak. Kecanduan gadget akan meningkatkan gangguan pada pelepasan hormon dopamin yang berlebihan. Penggunaan gadget dalam waktu lama dapat mempengaruhi tingkat agresivitas anak sehingga anak menjadi tidak peka terhadap lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, intensitas penggunaan gadget pada anak dapat menjadi pertimbangan bagi orang tua guna mencegah gejala GPPH.


Sumber: Pratiwi, P. A., & Alvina. (2022). Gadget playing intensity and suspected attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) in children. Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 5(2), 61-68.

10 Replies to “Gangguan Pemusatan Pikiran Pada Anak Akibat Gagdet”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *