
Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang dewasa ini sudah biasa digunakan petani untuk memperbaiki produktivitas tanah. Perkembangan usaha tani ternak yang mempunyai prospek cukup baik memperkaya alternatif pengadaan pupuk kandang seperti kotoran sapi, kambing, dan ayam. Pupuk atau bahan organik tanah merupakan sumber nitrogen tanah yang utama.
Fungsi pupuk organik di dalam tanah terbagi menjadi tiga kelompok yakni fungsi fisika, kimia, dan biologi. Ke tiga fungsi ini akan mempengaruhi kehidupan tanaman untuk dapat tumbuh normal dan berproduksi secara optimal. Jenisnya dapat berupa kompos, pupuk kandang, sisa panen (jerami, sabut kelapa, dan tongkol jagung), limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, limbah kota, dan sebagainya. Kualitas pupuk organik sangat bervariasi, tergantung dari bahan dasar penyusunnya, yang dicirikan oleh kandungan hara, bahan beracun, patogen, benih gulma, dan kematangan bahan organik tersebut. Berikut beberapa bentuk pemanfaatan pupuk organik pada industri pertanian organik dan lingkungan berkelanjutan.
(lebih…)


