
Industri bioplastik memiliki peran penting dalam mewujudkan kota pintar yang ramah lingkungan dengan menggantikan plastik konvensional berbahan bakar fosil yang sulit terurai. Bioplastik, yang terbuat dari bahan baku alami seperti pati jagung atau tebu, dapat terurai lebih cepat dan menghasilkan lebih sedikit emisi karbon. Dengan mengurangi ketergantungan pada plastik konvensional, kota pintar bisa mengurangi polusi plastik yang merusak lingkungan, terutama di area perkotaan dengan populasi padat. Selain itu, bioplastik dapat membantu mengurangi akumulasi sampah plastik di TPA dan laut, yang sering menjadi permasalahan utama dalam pengelolaan sampah perkotaan.
(lebih…)








