
Buletin Kinetika bulan Mei 2022 telah terbit secara online!
Terdapat dua buah artikel dan satu buah steam bertemakan Renewable Energy, serta satu buah reportase dinamika kampus yang dibuat oleh crew Kinetika.
ARTIKEL


STEAM

REPORTASE


Buletin Kinetika bulan Mei 2022 telah terbit secara online!
Terdapat dua buah artikel dan satu buah steam bertemakan Renewable Energy, serta satu buah reportase dinamika kampus yang dibuat oleh crew Kinetika.
ARTIKEL


STEAM

REPORTASE


Revolusi industri 4.0 sering juga disebut dengan cyber physical system. Revolusi ini menitikberatkan pada otomatisasi dan kolaborasi dengan teknologi cyber. Ciri utama dari revolusi industri ini adalah penggabungan informasi dan teknologi komunikasi dalam bidang industri. Munculnya revolusi industri menyebabkan adanya perubahan dalam berbagai sektor. Jika semula membutuhkan pekerja yang cukup banyak, namun kini segala sesuatu bisa digantikan dengan penggunaan mesin teknologi. Interaksi komunikasi ini mempengaruhi pembentukan manajemen pengetahuan 4.0, di mana bertujuan untuk mengintegrasikan proses manufaktur dan industri menjadi lebih baik dengan pengadaan fasilitas untuk produktivitas yang lebih efisien, biaya lebih murah, presisi dalam manufaktur, dan skalabilitas masif melalui otomatisasi.
(lebih…)
Susu merupakan asupan nutrisi yang bersumber dari hewan. Walaupun kebanyakan orang mengonsumsi susu sapi, sebenarnya susu kerbau juga memiliki nutrisi yang tidak jauh berbeda dengan susu sapi. Kandungan laktosa pada susu kerbau lebih banyak dibandingkan dengan susu sapi. Susu kerbau mengandung 13 gram laktosa, sedangkan susu sapi hanya mengandung 11 gram laktosa. Susu kerbau paling banyak diproduksi di India dan Pakistan. Selain itu, susu kerbau juga sering dikonsumsi di Cina, Nepal, dan Mesir. Bahkan di Italia, susu kerbau juga diolah menjadi keju. Di Indonesia sendiri susu kerbau diolah menjadi yogurt tradisional khas daerah Minangkabau atau sering disebut dadih.
(lebih…)
Buletin Kinetika bulan April 2022 telah terbit secara online!
Terdapat dua buah artikel dan satu buah steam bertemakan K3 in Factories, serta satu buah reportase dinamika kampus yang dibuat oleh crew Kinetika.
ARTIKEL


STEAM

REPORTASE


Nanopartikel anorganik merupakan sebutan bagi senyawa anorganik yang memiliki ukuran partikel 1-100 nanometer dan memiliki karakteristik yang memenuhi kebutuhan fungsi pada industri kosmetik. Karakterisasi yang menjadi pertimbangan penggunaan nanopartikel anorganik pada industri kosmetik di antaranya memiliki kemampuan nanocarries, tergolong sebagai zat aktif, dan kemampuan memodifikasi penampilan atau reologi produk akhir. Adapun beberapa kelas nanopartikel anorganik yang sering digunakan dalam industri kosmetik di antaranya, yaitu logam mulia, oksida logam, nanoclays, dan struktur nano mesoporus.
Penggunaan nanopartikel anorganik sebagai bahan aktif dalam formulasi kosmetik memiliki banyak manfaat, seperti mampu memperbaiki tekstur kulit, melindungi kulit dari faktor eksternal, dan berfungsi dalam pembersihan kulit. Beberapa produk kosmetik sangat bergantung pada sifat fisikokimia nanopartikel anorganik untuk mencapai fungsionalitas produk. Nanopartikel anorganik sendiri banyak digunakan dalam produk tabir surya (uv protection) dan produk kosmetik yang mengandung antimikroba.
(lebih…)