💡 Tahukah Kamu? Di balik aroma tajam dan cita rasa khas buah durian, tersembunyi potensi besar bagi masa depan energi hijau. Limbah kulit durian yang selama ini terbuang ternyata kaya akan senyawa organik seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang dapat dimanfaatkan sebagai substrat dalam produksi biohidrogen. Melalui pendekatan bioproses yang tepat, limbah ini berpotensi diubah menjadi sumber energi bersih yang berkelanjutan.
💎 White Activated Carbon: Teknologi Deodoran Cerdas Berbasis Rekayasa Material Bau tubuh sering dianggap persoalan sepele, padahal di baliknya terdapat ratusan senyawa volatil (Volatile Organic Compounds/VOCs) yang dilepaskan oleh kulit dan dapat memengaruhi kenyamanan, kepercayaan diri, hingga kualitas hidup. Selama ini, produk deodorant konvensional bekerja dengan menutupi bau atau membunuh bakteri. Namun, riset terkini menunjukkan bahwa tidak semua senyawa penyebab bau berasal dari aktivitas mikroba, bahkan sebagian VOC tidak dapat diatasi oleh antiperspirant maupun agen antibakteri. Di sinilah White Activated Carbon (WAC) hadir sebagai solusi berbasis sains material yang lebih fundamental dan presisi.
Artikel: Bioplastik Ramah Lingkungan dari Limbah Pelepah Bambu inovasi bioplastik berbahan dasar bambu yang berpotensi menggantikan plastik konvensional.
Steam: Nanocomposite Starch Films untuk Kemasan Biodegradable , pembahasan ilmiah mengenai penguatan film pati menggunakan nanoteknologi untuk meningkatkan sifat biodegradabilitas.
Reportase: LKMM-PD Teknik Kimia UNDIP 2025, liputan semangat dan pembelajaran mahasiswa baru dalam menumbuhkan kepemimpinan dan kolaborasi di dunia perkuliahan.
Artikel
Peneliti Indonesia berhasil mengubah limbah pelepah bambu menjadi bioplastik yang cepat terurai hanya dalam 7–14 hari.
Selain mengurangi limbah plastik sekali pakai, inovasi ini memperkuat ekonomi sirkular dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dari limbah sederhana, lahir solusi hijau untuk masa depan yang berkelanjutan.
Steam
Inovasi nanocomposite starch films membuka jalan menuju kemasan ramah lingkungan berbasis pati yang lebih kuat, lentur, dan tahan terhadap oksigen maupun uap air.
Dengan bantuan nanofillers seperti nanoclay dan nanocellulose, film ini menawarkan performa tinggi sekaligus dapat terurai alami, menjadi alternatif berkelanjutan bagi plastik konvensional di industri pangan.
Reportase
Melalui LKMM-PD 2025, mahasiswa baru Teknik Kimia UNDIP belajar lebih dari sekadar teori mereka membangun karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai insan akademik.
Kegiatan ini menanamkan nilai kolaborasi, komunikasi efektif, dan semangat berorganisasi yang menjadi pondasi perjalanan mereka di dunia kampus dan profesi.
📢 Apa pendapatmu? Menurutmu, bagaimana peran mahasiswa teknik dalam mewujudkan inovasi berkelanjutan, pendidikan kreatif, dan pengalaman kampus yang bermakna?
✍️ Yuk, kirimkan tulisan, ide, atau ceritamu untuk buletin edisi selanjutnya! LPM KINETIKA UNDIP | Teknik Kimia Fakultas Teknik | Universitas Diponegoro
Tahukah kamu? Aroma parfum yang elegan atau wangi sabun yang segar ternyata bukan sekadar campuran bahan biasa. Di balik setiap tetesnya, ada proses kimia rumit yang melibatkan ribuan molekul aroma. Para ahli teknik kimia dan kimia organik bekerja sama untuk menemukan kombinasi sempurna yang membuat hidung kita betah berlama-lama menikmati wanginya.
💧 Dari Limbah Dapur Menjadi Produk Bernilai Tinggi Setiap tahun, jutaan ton minyak goreng bekas (Used Cooking Oil/UCO) dibuang ke lingkungan dan menyebabkan pencemaran air serta penyumbatan saluran pembuangan. Padahal, UCO memiliki potensi besar sebagai bahan baku oleokimia yang ramah lingkungan untuk menggantikan minyak nabati murni. Dengan menerapkan prinsip Green Chemical Engineering dalam pengolahannya, UCO dapat berkontribusi pada terciptanya ekonomi sirkular serta mendukung perkembangan industri kimia yang berkelanjutan.