
Buletin Kinetika bulan Juni 2023 telah terbit secara online!
Terdapat satu buah artikel dan satu buah steam bertemakan Utility in Industri, serta satu buah reportase dinamika kampus yang dibuat oleh crew Kinetika
ARTIKEL

STEAM

REPORTASE


Salah satu bentuk kemajuan teknologi saat ini yaitu adanya gawai atau gadget. Lebih dari 90% pengguna gawai mengalami gejala penglihatan seperti mata lelah, penglihatan buram, penglihatan ganda, pusing, mata kering, serta ketidaknyamanan pada okuler saat melihat dari dekat ataupun dari jauh setelah penggunaan gawai dalam jangka waktu yang lama. Situasi yang seperti ini menyebabkan otot-otot mata dipaksakan untuk bekerja secara terus menerus. Otot akomodasi yang terdapat pada bagian tengah sel yang melapisi pembuluh darah pada mata untuk mengontrol mata ketika melihat objek (otot siliar) semakin membesar sehingga mengakibatkan kelelahan pada mata serta meningkatkan asam laktat dan retina akan mengalami tekanan ketika ada kontras/perbedaan berlebih pada mata yang terjadi terus menerus.
(lebih…)
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 mengakibatkan sebagian orang memiliki kesempatan dan mampu memanfaatkan dengan baik. Untuk sebagian orang yang mampu mengimbangi dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi mampu melahirkan suatu gagasan yang baru. Gagasan ini muncul untuk menjawab pemenuh kebutuhan manusia dalam berbagai bidang, tidak terkecuali pendidikan.
Pendidikan merupakan penopang utama di era revolusi industri 4.0. Pendidikan juga harus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik untuk mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perbaikan mutu dan kualitas guru diharapkan mampu mempersiapkan siswa dalam menghadapi era revolusi industri dan tidak menggeser peran guru sebagaimana mestinya dengan hadirnya Google Asistence.
(lebih…)
Teknologi nuklir saat ini banyak dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya dalam bidang pertanian, radiasi nuklir dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produksi yang tinggi. Beberapa contoh pemanfaatan teknologi nuklir dalam bidang pertanian diantaranya dalam pemuliaan tanaman, penanganan pasca panen, dan pengendalian hama pengganggu tanaman.
Pemuliaan Tanaman
Pemanfaatan energi nuklir untuk pemuliaan tanaman menggunakan teknik mutasi radiasi. Prosesnya adalah benih induk yang akan dimutasi disinari oleh radiasi sinar gamma yang menembus lapisan kromosom. Struktur kromosom pada biji tersebut mengalami perubahan sehingga berdampak terhadap sifat tanaman dan keturunannya. Hal ini dapat menciptakan varietas tanaman yang unggul, seperti tahan hama, tahan kekeringan, dan mempercepat masa panen. Teknik mutasi radiasi juga aman dikonsumsi karena melalui beberapa tahap pengujian, pemurnian, dan tidak mengandung residu bahan kimia.
(lebih…)
Teknologi ramah lingkungan merupakan penerapan teknologi yang memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan. Teknologi ramah lingkungan dapat diterapkan dalam bidang energi berguna sebagai upaya mencari sumber energi alternatif untuk masa depan. Berikut merupakan tiga contoh aplikasi teknologi ramah lingkungan di bidang energi.
Biogas
Biogas adalah salah satu jenis energi alternatif yang dapat menggantikan penggunaan bahan bakar fosil dan telah banyak digunakan saat ini. Bahan organik yang paling sesuai untuk produksi biogas adalah bahan organik yang berbentuk padat, cair, dan homogen. Saat ini, kotoran dan urin hewan ternak menjadi pilihan yang sesuai untuk produksi biogas.
(lebih…)