3 Jenis Minyak Atsiri dalam Indusri Lilin Aromaterapi

Infografis by Cahya Kamilla

Industri lilin pada umumnya mengolah lilin dengan menggunakan bahan dasar parafin. Parafin dihasilkan dari minyak bumi yang sifatnya tidak dapat diperbaharui. Pembuatan lilin aromaterapi nyatanya dapat menggunakan minyak atsiri sebagai bahan utamanya. Aromaterapi merupakan suatu metode penggunaan minyak atsiri untuk meningkatkan kesehatan fisik dan juga mempengaruhi kesehatan emosi seseorang.

Minyak atsiri merupakan minyak alami yang diambil dari tanaman aromatik (tanaman yang menghasilkan senyawa beraroma). Minyak jenis ini dapat digunakan sebagai minyak pijat (massage), inhalasi, produk sabun, dan parfum. Komponen aroma minyak atsiri cepat berinteraksi saat dihirup, senyawa tersebut berinteraksi dengan sistem saraf pusat dan langsung merangsang pada sistem olfactory, kemudian sistem ini kanan menstimulasi syaraf-syaraf pada otak dibawah kesetimbagan korteks serebral (Buckle, 1999). Dalam pembuatan lilin aromaterapi, dapat digunakan berbagai minyak atsiri yaitu minyak atsiri dari berbagai macam tanaman yaitu sebagai berikut.

1. Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon citratus L.)

Aromaterapi dapat dilakukan dengan menggunakan minyak sereh wangi atau yang dikenal dengan sitronella oil. Minyak sereh ini dikenal sangat berkhasiat sebagai minyak wangi alami, penolak serangga, serta menjadi bagian dalam produk kecantikan dan rumah tangga.

2. Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)

Minyak nilam (Pogostemon cablin) dapat digunakan sebagai aromaterapi karena memiliki aroma yang unik. Aroma yang unik ini mampu rasa tenang dan nyaman, mengurangi depresi, serta mampu melindungi rumah dari serangga.

3. Minyak Atsiri Lavender (Lavandula)

Minyak lavender (Lavandula) adalah minyak yang diekstraksi dari tanaman lavender dan telah lama digunakan untuk pengobatan. Senyawa utama minyak lavender adalah linalool dan linalyl asetat yang berkhasiat sebagai analgesik (mengatasi migrain), anti kecemasan, meringankan insomnia, meningkatkan mood, serta sebagai anti serangga. Manfaat-manfaat inilah yang menyebabkan minyak lavender dapat digunakan sebagai aromaterapi.


Sumber: https://prosidingonline.iik.ac.id/index.php/senias/article/view/41/38 https://www.e-journal.unper.ac.id/index.php/hexagro/article/view/362/pdf

One Reply to “3 Jenis Minyak Atsiri dalam Indusri Lilin Aromaterapi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *