Teknologi Helm Green Composite

Industri pengolahan kelapa sawit di Tanah Air mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Selain menghasilkan nilai ekspor yang tinggi, di sisi lain industri ini pun menyisakan persoalan lingkungan hidup. Limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang merupakan sisa dari produksi kini menjadi persoalan serius. Bagaimana tidak, hasil panen kelapa sawit segar setelah diolah akan menyisakan sekitar 20 persen limbah. Misalnya dari satu ton kelapa sawit segar, sekitar 200 kilogramnya akan menjadi limbah. Sedangkan produksi limbah TKKS ini jumlahnya begitu banyak. Salah satu hasil dari penelitian tentang serat alami ini menemukan bahwa biokomposit berpenguat TKKS memiliki kekuatan impact yang unggul dan mampu menahan energi tumbukan.

Maka dari itu, Kawasan Sains dan Teknologi atau Science Techno Park dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menciptakan helm komposit berbahan tandan kosong kelapa sawit. Material penyusun helm itu terbuat dari polimer Akrilonitril Butadiena Stiren (ABS)  recycle dan serat tandan kosong kelapa sawit. Komposisi serat tandan kosong kelapa sawit dalam helm ini sebanyak 20 persen dari total bahan baku. Sedangkan 80 persen lainnya menggunakan bahan polimer Akrilonitril Butadiena Stiren (ABS). Serat yang dicampurkan sebagai bahan dasar helm mampu menyerap energi tumbukan, sehingga meredam benturan. Ini sangat bermanfaat untuk melindungi kepala. Helm tersebut telah lolos pengujian Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan nomor  SNI 1811/2007/Amd1:2010. Bahkan kekuatan benturannya juga lebih baik atau setara dengan helm konvensional.

Saat ini helm tersebut belum banyak diproduksi tetapi sudah dipasarkan secara dalam jaringan, namun masih dalam jaringan terbatas. Di samping itu, helm ini juga sedang menjajaki kerja sama dengan Gojek untuk pemanfaatan helm tersebut bagi para pengendara Gojek. Mereka menuturkan pihaknya masih mengembangkan dan membina perusahaan rintisan (startup) yang akan memproduksi helm tersebut untuk dijual ke konsumen.


Sumber :  suarapemredkalbar.co, suara.com, republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *