Bionanokomposit merupakan suatu konsep baru material ramah lingkungan yang multifungsi. Beberapa penelitian telah berhasil mengembangkan penggunaan bionanokomposit sebagai material semikonduktor. Pembuatan bionanokomposit dapat dilakukan dengan membentuk polimer-clay nanokomposit yang secara umum dapat diklasifikasikan menjadi 3 tipe sebagai berikut.
Limbah merupakan zat buangan yang dihasilkan dari proses kegiatan manusia. Limbah padat dari industri tekstil merupakan salah satu sampah yang jumlahnya cukup banyak di lingkungan. Padahal, ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memanfaatkan limbah padat dari industri tekstil ini. Berikut adalah cara-cara untuk memanfaatkan limbah padat.
Energi merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan manusia. Sebagian besar kebutuhan energi masih dipasok dari sumber alam yang tidak terbarukan seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara yang cepat atau lambat pasti akan habis ketersediaannya. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencari dan mengembangkan sumber energi alternatif yang terbarukan, salah satunya adalah biodiesel. Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif untuk mesin diesel yang diproduksi dengan reaksi transesterifikasi dan esterifikasi minyak tumbuhan atau lemak hewan dengan alkohol rantai pendek seperti metanol dengan bantuan katalis. Reaksinya membutuhkan katalis yang umumnya merupakan basa kuat, sehingga akan memproduksi senyawa kimia baru yang disebut metil ester. Katalis berfungsi menurunkan energi aktifasi reaksi sehingga reaksi dapat berlangsung lebih cepat. Katalis yang digunakan dalam pembuatan biodiesel dapat berupa katalis basa maupun katalis asam. Dengan katalis basa reaksi berlangsung pada suhu kamar sedangkan dengan katalis asam reaksi baru berjalan baik pada suhu sekitar 100°C. Bila tanpa katalis, reaksi membutuhkan suhu minimal 250°C. Berikut 3 jenis katalis dalam biodiesel.
Saat melihat pemandangan langit di malam hari yang cerah, pastinya mata kita tidak akan melewatkan objek paling indah tersebar di langit malam yang bernama bintang. Bintang merupakan salah satu benda langit yang memiliki susunan yang unik dan terkadang membentuk formasi yang sangat kita kenal. Kelap-kelipnya yang sangat memanjakan penglihatan disebabkan karena adanya perbedaan suhu dan kepadatan atmosfer bumi saat cahaya bintang tersebut melewati lapisan-lapisan atmosfer bumi dan terbiaskan oleh atmosfer.
Bintang merupakan bola terang dari gas super panas atau plasma yang disatukan oleh gravitasi. Kekuatan yang dapat membuat kita tetap berada di bumi, kekuatan gravitasi, juga menyatukan bintang-bintang di langit. Bintang memiliki gravitasi intens yang terus-menerus mendorongnya ke dalam. Gravitasi tersebut menyebabkan inti bintang yang pekat memanas dan membuat tahapan untuk fusi nuklir terjadi, yaitu ketika dua atau lebih atom yang lebih kecil bergabung untuk membuat yang lebih besar. Pada bintang-bintang, fusi nuklir biasanya mengubah atom hidrogen menjadi helium. Proses fusi ini menciptakan sejumlah besar radiasi, cahaya, dan energi di inti bintang.
Budaya minum teh dimulai di Cina sejak tahun 2737 SM. Sedangkan di Indonesia, teh mulai dikenal sejak tahun 1686 ketika seorang Belanda bernama Dr. Andreas Cleyer membawanya ke Indonesia. Teh menjadi salah satu minuman favorit yang dapat dinikmati kapan saja baik dalam kondisi hangat maupun dingin. Berdasarkan proses fermentasinya, teh dapat dibedakan menjadi teh hijau, teh hitam, teh merah, dan teh putih. Teh yang baik, umumnya berasal dari pucuk daun atau daun teh muda yang belum mekar.
Teh hijau sendiri telah dipercaya di dunia sebagai minuman dan tanaman obat yang memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan. Teh hijau memiliki kandungan seperti polifenol, fluor, mangan, magnesium, kalium, kalsium, besi, kafein, asam amino, selenium, vitamin C, vitamin K, dan vitamin E. Berikut adalah beberapa manfaat dari teh hijau bagi kesehatan tubuh.