3 Komponen Alternatif Pengganti Plastik

Sifat plastik yang sangat sulit terurai menjadikan plastik sebagai salah satu material paling berbahaya di dunia. Proses penguraian plastik membutuhkan penanganan khusus. Plastik yang tidak diuraikan dengan baik mampu memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Maka dari itu, para peneliti dan aktivis lingkungan telah menghimbau agar masyarakat mengurangi pemakaian plastik dan beralih ke komponen lain yang ramah lingkungan. Berikut tiga komponen alternatif pengganti plastik.

1. Cangkang Crustacea

Cangkang crustacea bisa diolah menjadi alat-alat makan sederhana, seperti piring, sendok, garpu, dan gelas. Jika diolah menggunakan metode yang lebih kompleks, cangkang-cangkang itu bisa dimanfaatkan untuk membentuk peralatan rumah tangga lain dan kantumg belanja serba guna.

2. Pati Kentan

Pati merupakan sisa produk makanan olahan berbasis kentang. Pati kentang dapat dimanfaatkan untuk membuat kantung belanja bio-plastik. Komponen ini diproses dengan menambahkan zat kimia polyurethane sebagai bahan kunci pembuatan plastik.

3. Rumput Laut

Rodrigo Garcia Gonzales, seorang pria lulusan Imperial College London, menemukan cara baru untuk menikmati air minum tanpa harus menggunakan botol plastik. Ia mengembangkan Ooho Water Bomb, yaitu wadah air minum yang berbentuk bola kecil yang terbuat dari sari rumput laut. Ooho tidak hanya dapat diisi air mineral, tetapi juga minuman lain, seperti minuman bersoda.


Sumber : https://m.liputan6.com/global/read/3404132/4-benda-alternatif-ramah-lingkungan-pengganti-plastik

One Reply to “3 Komponen Alternatif Pengganti Plastik”

  1. I was suggested this website by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as no one else know such detailed about my problem. You are wonderful! Thanks!|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *