
Sektor industri memberikan dampak positif bagi negara, tetapi juga memberikan dampak negatif terhadap permasalahan lingkungan terutama pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah industri. Pada industri batik telah dilakukan perbaikan terus-menerus untuk mewujudkan konsep green industry. Sebagian besar produksi batik masih menggunakan zat warna sintetis (ZWS) yang dapat diproduksi massal secara cepat dengan warna yang beraneka ragam. Namun, ZWS diketahui dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan karena sifatnya yang toksik, karsinogen, dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan lainnya.
(lebih…)


