Klaten – Permasalahan lingkungan semakin sering terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Banyak sampah rumah tangga yang masih tercampur tanpa pemilahan, menyebabkan pencemaran tanah, air, dan udara. Selain itu, minimnya informasi mengenai cara memilah sampah yang benar membuat masyarakat kesulitan dalam menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mendorong Muhammad Ilham, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro mengadakan sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik serta pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tinggi. Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta memberikan pengetahuan dalam mendaur ulang limbah menjadi produk bermanfaat. Sosialisasi yang dilaksanakan pada 8 Februrari 2025 ini cukup mendapat sambutan antusias dari para pemuda setempat.
Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro mengadakan pelatihan pembuatan totebag ecoprint dan pengenalan pola desain yang menarik bagi siswa kelas 4 dan 5 SDN 1 Malangjiwan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Pelatihan yang dilaksanakan pada 30 Januari 2025 ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para siswa yang ingin belajar membuat karya seni unik dengan teknik ecoprint.
Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2024, acara penyambutan mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip), sukses digelar dengan meriah. Berbagai rangkaian acara menarik disajikan untuk memperkenalkan kehidupan kampus kepada para mahasiswa baru. Terdapat berbagai rangkaian acara yang menarik seperti mozaik, parade ukm dan organisasi daerah, dipscussion, drama musikal, orasi, dan penampilan dari guest star.
Di tengah laju globalisasi yang semakin pesat, kampung kesenian menjadi tempat yang tak hanya memelihara warisan budaya, tetapi juga menjadi tempat di mana kreativitas lokal dapat berkembang. Dalam upaya melestarikan dan mengangkat nilai-nilai tradisional, konsep branding kampung kesenian muncul sebagai cara untuk mengukuhkan identitasnya dan menarik perhatian masyarakat lebih luas. Kampung Tematik Seni dan Budaya Jurang Belimbing yang terletak di RW 04, Kelurahan Tembalang, Kota Semarang merupakan tempat di mana warisan budaya lokal dijaga, dikembangkan, dan disajikan sebagai aset yang berharga bagi masyarakatnya dan bagi orang-orang yang berkunjung. Namun, terkadang kampung kesenian kurang mendapatkan perhatian yang sebanding dengan potensinya. Oleh karena itu, melalui branding, kampung kesenian dapat menunjukkan kekayaan budaya yang ada di Jurang Belimbing, yang tidak hanya kepada warga setempat RW 04, tetapi juga kepada masyarakat luar bahwa Kampung Seni dan Budaya Jurang Belimbing merupakan pusat kekayaan budaya dan kreativitas.
TikTok, sebagai platform video singkat yang populer, tidak hanya menyediakan hiburan tetapi juga menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya lokal, termasuk kampung kesenian. Oleh karena itu, TIM KKN Tematik RW 04 Kelurahan Tembalang menginisiasikan branding Kampung Seni dan Budaya Jurang Belimbing melalui platform Tiktok untuk memperkenalkan kepada masyarakat secara luas kekayaan seni dan budaya yang ada. Untuk dapat menghasilkan konten branding yang efektif dan menarik, Tim KKN Tematik RW 04 berusaha membangun citra Kampung Seni dan Budaya Jurang Blimbing dengan membuat berbagai jenis video secara rutin. Pemberian caption dan hashtag menarik, hingga menggunakan sound dan tren yang sedang viral diharapkan dapat mendongkrak video hingga bisa mencapai audiens dalam jumlah banyak, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang adanya kampung ini. Tim KKN Tematik RW 04 memadukan berbagai jenis ide dan teknik dalam proses pembuatan konten, mulai dari pengambilan gambar sinematik, mengikuti tren-tren terkini, hingga yang bersifat informatif dan edukatif. Tak lupa, Tim KKN Tematik RW 04 kerap kali melibatkan warga sekitar dalam pembuatan konten. Seluruh konten tersebut dapat diakses via akun Tiktok @rw04kelurahantembalang. Berikut adalah beberapa konten yang dihasilkan oleh Tim KKN Tematik RW 04.
Tembalang, Semarang – Jumat (22/12/2023) Kebutuhan informasi administrasi desa mencakup mulai dari batas desa, batas RT, jaringan jalan, penggunaan lahan, sarana, serta prasarana. Mahasiswa KKN memberikan inovasi sebuah peta yang mampu digunakan untuk inventarisasi data sebagai dasar perencanaan pembangunan infrastruktur yang dapat berkelanjutan baik tingkat RT ataupun hingga kelurahan atau desa. Dari arsip yang telah ada, Kelurahan Tembalang telah memiliki peta administrasi hingga tingkat RW, namun belum mencakup batas RT dan sebaran fasilitas yang ada.
KKN Tematik UNDIP sendiri dilaksanakan mulai tanggal 20 November 2023 di RW 04 Kelurahan Tembalang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan KKN dimulai dengan kegiatan berkunjung kepada Ketua RW 04 serta survei instansi di kantor Kelurahan Tembalang. Hasil survei instansi tersebut didapatkan penentuan program kerja monodisiplin, yakni pembuatan peta administrasi dan peta fasilitas umum di Kampung Seni dan Budaya Jurang Belimbing, RW 04 Tembalang. Program ini dilaksanakan untuk menyediakan data geospasial berupa peta administrasi dengan pendetailan batas – batas RT yang belum dimiliki oleh Pemerintah Kelurahan Tembalang khususnya RW 04. Kegiatan program ini dilakukan dengan melibatkan mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat RW 04 secara umum. Program ini dilaksanakan dengan serangkaian kegiatan, meliputi permohonan data kepada kantor Kelurahan Tembalang, survei lapangan dan validasi (3/12), revisi hasil validasi (10/12), pencetakan dan finishing produk peta hingga penyerahan produk kepada pemerintah RW 04 (17/12).