Kategori: Lingkungan dan Keberlanjutan

  • Indonesia Kuasai 51% Saham PT Freeport Indonesia

    PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan penambangan emas yang berada di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Industri ini memiliki luas wilayah kurang lebih 23.000 Ha dan sampai saat ini PT Freeport Indonesia telah melakukan ekplorasi di Papua terhadap dua tempat yaitu, Tambang Ertsberg (1967-1988) dan Tambang Grasberg (1988-sekarang). Keberadaan PT Freeport Indonesia tidak terlepas dari politik akomodatif negara terhadap rezim tambang multinasional. Paradigma pembangunan yang ingin dikejar oleh pemerintah, menjadikan pemerintah gelap mata dan memasrahkan sumber daya alam yang dimiliki negara kepada pihak asing.

    (lebih…)

  • Minat Perusahaan Otomotif Jepang Bikin Mobil Listrik di RI

    Kementerian Perindustrian beri peluang bagi dua produsen otomotif asal Jepang untuk memulai produksi mobil listrik di Indonesia, yaitu Toyota dan Daihatsu. Targetnya, kedua perusahaan tersebut akan mulai produksi mobil listrik pada tahun 2021 atau 2022.

    (lebih…)

  • Perkembangan Indonesia dalam Kontribusi Manufaktur Indonesia: RI Sejajar Jerman

    Perkembangan Indonesia dalam Kontribusi Manufaktur Indonesia: RI Sejajar Jerman

    Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar kepada struktur produk domestik bruto (PDB) nasional hingga 20,07 persen pada triwulan I tahun 2019. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah tersebut naik dibanding capaian sepanjang tahun 2018 sebesar 19,86 persen.

    (lebih…)

  • Industri Polietilen Terbesar di Indonesia

    PT Lotte Chemical Titan, Tbk (LCT) telah didirikan pada tahun 987, dan anak perusahaannya PT Lotte Chemical Titan Nusantara (LCTN) merupakan produsen polyethylene pertama dan terbesar di Indonesia. Untuk mempermudah penyebutan, selanjutnya kedua perusahaan tersebut disebut sebagai “Lotte Chemical Titan” pada Juli tahun 1990.

    (lebih…)

  • The New Seven Sisters : Pendominasi Industri Minyak Bumi Sejak Perang Dunia 2

     

    Diciptakan oleh tokoh energi Italia Enrico Mattei, istilah “Seven Sisters” merujuk pada tujuh perusahaan minyak internasional yang mendominasi produksi minyak dunia setelah Perang Dunia II. Mereka adalah  Standard Oil of New Jersey, Royal Dutch Shell, Anglo Persian Oil Company, Standard Oil of New York, Standard Oil of California, Gulf Oil and Texaco. Mattei tidak memprediksi bagaimana kekuatan perusahaan tersebut akan bergeser jauh hampir setengah abad kemudian.

    (lebih…)