Roadshow merupakan suatu acara yang diadakan oleh Bidang Litbang dari Lembaga Pers Mahasiswa Kinetika. Acara roadshow kali ini diadakan pada hari Selasa, 1 Juni 2021 dengan Lembaga Pers Mahasiswa Polimer. Roadshow dilaksanakan secara daring melalui Microsoft Teams. Tujuan dari acara ini adalah untuk bertukar informasi dan menjalin hubungan antarlembaga pers mahasiswa.
Kasus Covid-19 di Indonesia saat ini masih belum dapat teratasi dengan sempurna. Bahkan, beberapa bulan terakhir, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bukan hanya digunakan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit, tetapi juga digunakan oleh masyarakat umum yang bekerja dengan menggunakan protokol kesehatan. Hal ini tentunya akan berdampak pada semakin banyaknya limbah APD. Limbah APD termasuk dalam limbah infeksius, yaitu limbah yang memiliki potensi untuk menginfeksi atau menularkan penyakit karena adanya organisme patogen dalam jumlah yang cukup banyak. Limbah APD yang infeksius ini harus diolah dengan cara khusus sebelum dibuang ke lingkungan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan metode pirolisis.
Identifikasi komponen kimia tembakau telah dilakukan secara intensif selama lebih dari 50 tahun atau sejak pernyataan Kozak pada tahun 1954 yang menyebutkan bahwa sekitar 100 komponen kimia ada pada asap rokok dan asap rokok mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Dari hasil analisis terakhir, dinyatakan bahwa terdapat 2500 komponen kimia pada tembakau yang siap dibuat rokok, yaitu tembakau yang telah selesai proses fermentasi selama 1-3 tahun. Dari jumlah tersebut, 1100 komponen diturunkan menjadi asap tanpa perubahan akibat pembakaran. Sebanyak 1400 lainnya mengalami dekomposisi atau terpecah, bereaksi dengan komponen lain dan membentuk komponen baru sekitar 4800 komponen kimia di dalam asap. Dengan teknologi modern saat ini, usaha menekan bahan berbahaya dilakukan melalui sistem pabrikasi dalam industri rokok. Berikut 3 kandungan kimia dalam tembakau yang digunakan oleh industri rokok.
Industri petrokimia adalah industri penghasil produk kimia organik sebagai bahan baku industri polimer. Bahan baku dari industri petrokimia adalah senyawa hidrokarbon yang didapat dari hasil pengolahan minyak dan gas bumi, maupun pencairan batu bara, dengan kandungan utama unsur kimia atom C dan H beserta turunannya, termasuk senyawa hidrokarbon dengan ikatan gugus fungsional senyawa tersebut. Berikut 3 hidrokarbon yang berperan sebagai bahan dasar petrokimia.
Industri minuman merupakan sektor usaha yang memproduksi minuman, baik dalam bentuk serbuk maupun siap saji. Minuman digolongkan menjadi dua kategori, yakni minuman alkohol dan minuman non-alkohol. Minuman alkohol adalah semua jenis minuman yang mengandung senyawa alkohol atau etanol, contohnya anggur dan bir. Kebalikan dari minuman alkohol, minuman non-alkohol adalag semua jenis minuman yang tidak mengandung alkohol atau etanol. Salah satu yang termasuk minuman non-alkohol yakni minuman teh. Negara Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang kaya akan hasil perkebunan. Salah satu hasil perkebunan yang telah banyak memberikan hasil bagi kehidupan penduduk Indonesia adalah teh. Teh merupakan salah satu minuman yang digemari banyak orang dan telah menjadi gaya hidup masyarakat sejak jaman dahulu hingga sekarang. Teh atau Camellia sinensis sebagai bahan minuman yang dibuat dari pucuk muda daun teh yang telah mengalami serangkaian proses pengolahan seperti pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis, dan pengeringan. Khasiat yang dimiliki minuman teh berasal dari kandungan senyawa kimia pada daun teh. Maka dari itu penting untuk mengetahui apa saja senyawa kimia yang terkandung dalam daun teh. Berikut 3 senyawa kimia yang ada dalam daun teh.