Potensi Spesies Mutan di Chernobyl dalam Membantu Astronaut

Sumber foto: nationalgeographic.grid.id

Di antariksa, astronaut harus menghadapi berbagai bahaya seperti ledakan, tercekik ruang hampa, tertabrak benda asing, hingga terpapar radiasi yang tidak terlihat. Medan magnet bumi memiliki magnetosfer untuk melindungi permukaan planet dari radiasi kosmik yang merusak. Manusia yang melewatinya akan terpapar sinar kosmik berbahaya dan badai matahari yang dapat merusak sel dan merubah DNA. Ada satu tempat di Bumi yang mungkin unik untuk dipelajari dampak paparan radiasi jangka panjang dan menemukan perlindungan yang lebih baik dari paparan radiasi. Tempat tersebut adalah Chernobyl.

Chernobyl merupakan tempat terjadinya kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah. Bekas pembangkit listrik di Chernobyl mengalami kecelakaan reaktor nuklir pada April 1986. Kecelakaan nuklir ini terjadi pada reaktor No. 4 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang berada di dekat kota Pripyat, utara SSR Ukraina. Kecelakaan ini juga menewaskan 30 operator dan petugas pemadam kebakaran dalam waktu tiga bulan dan adanya sindrom radiasi akut (ARS) yang didiagnosis pada 237 orang di tempat proses pembersihan. Bahkan Chernobyl sampai saat ini juga masih terkontaminasi dengan radiasi gamma yang sama keadaannya dengan yang dihadapi oleh astronaut di antariksa.

Zona eksklusi seluas 1609 km2 ini ditinggali banyak makhluk hidup berukuran besar dan kecil. Mulai dari serigala hingga mikroba melanjutkan hidup di zona tersebut. Mousseau telah melakukan penelitian bagaimana spesies mutan yang ada di zona tersebut bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya.

Serangga api merah cerah bermutasi secara estetis dengan desain mereka yang berubah melengkung dan retak. Bahkan burung dan bakteri memiliki peningkatan toleransi dan resistensi terhadap radiasi. Dengan adanya perbedaan-perbedaan ini, diharapkan mampu membantu mengembangkan penerbangan antariksa manusia.


Sumber: nationalgeographic.grid.id https://nationalgeographic.grid.id/read/13473514/spesies-spesies-mutan-di-chernobyl-berpotensi-bantu-astronaut

One Reply to “Potensi Spesies Mutan di Chernobyl dalam Membantu Astronaut”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *