Emil Erlenmeyer

Emil Erlenmeyer(1825-1909) atau kerap dipanggil Erlenmeyer seorang kimiawan Jerman yang awalnya ahli dalam farmasi, tetapi akhirnya condong ke arah kimia yang merancang labunya di tahun 1850-an, ia pertama kali menjelaskan dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada awal 1860, yang mana ia telah mengatur produksi dan penjualan komersial.

Popularitas labu Erlenmeyer terletak pada kegunaannya. dasar datar yang berarti tidak mudah terguling, tidak seperti labu alas bulat  yang juga dapat ditemukan di laboratorium. Labu ini meruncing, bentuk kerucut seperti, ditambah dengan leher sempit, sehingga cairan di dalamnya dapat berputar-putar tanpa mudah tumpah. Selain itu, sisi-sisinya meminimalkan hilangnya cairan dari labu bila dipanaskan, karena uapnya akan mengembun di sisi. Leher sempit juga dapat dipasang dengan karet atau kaca penutup.

Selain itu Erlenmeyer juga seorang ahli kimia yang sangat berjasa. Dia adalah orang pertama yang menunjukkan bahwa ikatan kimia dua dan tiga bisa membentuk antara dua atom karbon. Selain itu, ia adalah yang pertama untuk mensintesis atau mengisolasi sejumlah senyawa organik, termasuk asam glikolat dari buah anggur. Dia juga menyarankan struktur cincin menyatu untuk naftalena.

Ada juga aturan Erlenmeyer. Aturan Erlenmeyer berkaitan dengan tautomerisme alkohol. Tautomerisme adalah jenis isomer,  isomer adalah senyawa kimia dengan rumus kimia yang sama, namun pengaturan yang berbeda dari atom dalam molekul. Tautomer adalah isomer dari molekul yang mudah terjadi pertukaran oleh gerakan atom atau kelompok atom dalam molekul.

Aturan erlenmeyer ini menyangkut alkohol (senyawa organik yang mengandung gugus OH) di mana kelompok OH langsung terikat pada karbon yang juga memiliki ikatan rangkap dengan karbon lain. Ia menemukan bahwa senyawa ini langsung tautomerise menjadi aldehida atau keton, dan berbagai jenis senyawa organik. Senyawa tersebut melakukan ini karena senyawa ini umumnya lebih stabil daripada tautomer yang mengandung alkohol. Ide ini sekarang lebih sering disebut sebagai keto-enol tautomerisme.

Meskipun aturan diatas setidaknya menyebutkan namanya, Tetapi Erlenmeyer akan dikenal keabadian ilmiahnya karena labunya nya.

Sumber : sainskimia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *